Sunday, July 2, 2023

, ,

Fungsi Manajemen

 


 Fungsi Manajemen
            Selain pengistilahan yang masih berbeda, tampaknya juga belum ada kesepakatan di antara para pakar manajemen mengenai berapa jumlah fungsi-fungsi manajemen.Mereka mempunyai pandangan yang berbeda, tergantung pada titik pandang penekanan mengenai fungsi-fungsi yang ditonjolkan. William H. Newman yang dikutip oleh Soewarno Handayaningrat berpendapat bahwa fungsi-fungsi manajemen terdiri dari planning (perencanaan), Organizing (pengorganisasian), assemiling resource (pengumpulan sumber), supervising (pengendalian kerja), dan controlling (pengawasan). Lain halnya dengan Kontz dan O’Donnel yang berpandangan bahwa fungsi-fungsi manajemen mencakup: Planning (perencanaan), Organizing (pengorganisasian), Staffing (penyusunan staf), Directing (pembinaan kerja) dan controlling (pengawasan).
Dari beberapa pendapat mengenai fungsi-fungsi manajemen di atas, penulis mengambil fungsi-fungsi manajemen menurut pendapat George R. Terry sebagai pembahasaan mengingat pendapat ini lebih populer di kalangan masyarakat dan sering diakronimkan dengan “POAC” yaitu Plannig (perencanaan), Organizing (pengorganisasian), Actuating (pengarahan), dan Controlling (pengendalian).
 
 
1.         Planning (perencanaan)
Perencanaan merupakan unsur yang sangat penting dan merupakan fungsi fundamental manajemen karena organizing, actuating, dan controlling harus terlebih dahulu direncanakan.
 
Menurut Sondang P. Siagian, perencanaan adalah usaha sadar dan pengambilan keputusan yang telah diperhitungkan secara matang tentang hal-hal yang akan dikerjakan di masa depan dalam dan oleh suatu organosasi dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.
 
2.      Organizing (pengorganisasian)
Menurut Sondang P. Siagian, pengorganisasian adalah keseluruhan proses pengelompokan orang-orang, alat-alat, tugas-tugas, serta wewenang dan tanggung jawab sedemikian rupa sehingga tercipta suatu organisasi yang dapat digerakkan sebagai suatu kesatuan yang utuh dan bulat dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.
 
3.   Actuating (Penggerakan)
 
Fungsi manajemen selanjutnya adalah penggerakan (Actuating). Ini merupakan tahapan direalisasikannya perencanaan dan pengorganisasian, baik SDM maupun alat kedalam serangkaian aktivitas yang nyata. Penggerakan dapat didefinisikan sebagai keseluruhan usaha, cara, teknik, dan metode untuk mendorong para anggota organisasi agar mau dan ikhlas bekerja dengan sebaik-baiknya demi tercapainya tujuan organisasi dengan efisien, efektif, dan ekonomis.
 
4.Controlling (Pengawasan)

Salah satu aktivitas yang tidak boleh terlewatkan dari sebuah manajemen adalah controlling (pengawasan). Pengawasan merupakan proses pengamatan dari seluruh kegiatan organisasi guna lebih menjamin bahwa semua pekerjaan yang sedang dilakukan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan sebelumnya.


0 Comments:

Post a Comment