Sunday, July 2, 2023

, ,

Manajemen Pendidikan Islam ?



 


Apa Itu Jurusan Manajemen Pendidikan Islam?

Jurusan Manajemen Pendidikan Islam adalah sebuah konsep tentang proses atau pengelolaan di lembaga pendidikan islam. Jurusan Manajemen Pendidikan Islam banyak mempelajari tentang orang dibalik layar suatu pendidikan, misalnya seperti strategi pembelajaran, supervisi, kepemimpinan, kurikulum, teknologi informasi, manajemen keuangan, pengembangan SDM, kebijakan pendidikan dan lain sebagainya.

Ketika mempelajari beberapa mata kuliah jurusan Manajemen Pendidikan Islam, kalian akan diberikan pemahaman tentang teknik manajemen sekolah, kepemimpinan dalam sekolah, teknik manajemen peserta didik, dan sejenisnya.
Tujuan dari jurusan Manajemen Pendidikan Islam sendiri adalah untuk mencetak lulusan yang mampu mengelola lembaga pendidikan islam dengan efektif dan efisien. Tidak hanya soal pembelajaran, jurusan Manajemen Pendidikan Islam juga memfokuskan studinya pada pembangunan dan infrastruktur. Jurusan ini tersedia untuk beberapa jenjang seperti Sarjana, Magister, dan Doktoral.

Pengertian Manajemen Pendidikan Islam Dari segi bahasa manajemen berasal dari bahasa Inggris yang merupakan terjemahan langsung dari kata management yang berarti pengelolaan, ketata laksanaan, atau tata pimpinan. Sementara dalam kamus Inggris Indonesia, management berasal dari akar kata to manage yang berarti mengurus, mengatur, melaksanakan, mengelola, dan memperlakukan. Marshal dalam Ike menyatakan bahwa, manajemen adalah mengetahui kemana yang dituju, kesukaran apa yang harus dihindari, kekuatan apa yang harus dijalankan dan bagaimana mengemudikan kapal anda serta anggota dengan sebaik-baiknya tanpa pemborosan waktu dalam proses pengerjaannya.


Sementara Schermerhorn berpendapat bahwa manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan penggunaan sumberdaya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang ditetapkan. Sondang Palan Siagan juga menyatakan bahwa manajemen adalah keseluruhan proses kerjasama antara dua orang atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang ditentukan sebelumnya. Sedangkan manajemen pendidikan adalah aktivitas memadukan sumber-sumber pendidikan agar terpusat dalam usaha untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditentukan sebelumnya, serta suatu proses kerja sama yang sistematik, dan komprehensif dalam rangka mewujudkan pendidikan Nasional.


Manajemen pendidikan Islam adalah suatu proses pengelolaan lembaga pendidikan Islam secara Islami dengan cara menyiasati sumber-sumber belajar dan hal-hal lain yang terkait untuk mencapai tujuan pendidikan Islam secara efektif dan efisien. Ramayulis, menyatakan bahwa pengertian yang sama dengan hakikat manajemen adalah al-tadbir (pengaturan). Kata ini merupakan derivasi dari kata dabbara (mengatur) yang banyak terdapat dalam Al Qur’an


 يُ َدبِّ ُر ْم َر ال َّس ى َم ا ِم َن آ ِء ْألَ لَ ِ ِض إ ْر ا َّم ْألَ ْي ِه ُ يَ ْو م َكا َن إ فِي ِ ث يَ ْع ُر ُج لَ َدا ُرهُ ِمق َف ْ ْ ل َ ِة َّما د ِّم و َن أ َسنَ ُّ تَ ُع 


“Dia mengatur segala urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitunganmu”. 10 (QS. As-Sajdah : 05) Dari isi kandungan ayat di atas dapatlah diketahui bahwa Allah swt adalah pengatur alam (manager).Keteraturan alam raya ini


merupakan bukti kebesaran Allah swt dalam mengelola alam ini.
Namun, karena manusia yang diciptakan Allah SWT telah dijadaikan sebagai khalifah di bumi, maka dia harus mengatur dan mengelola bumi dengan sebaik-baiknya sebagaimana Allah mengatur alam raya ini. Sementara manajemen menurut istilah adalah proses mengkordinasikan aktivitas-aktivitas kerja sehingga dapat selesai secara efesien dan efektif dengan dan melalui orang lain. Dengan demikian maka yang disebut dengan manajemen pendidikan Islam sebagaimana dinyatakan Ramayulis adalah proses pemanfaatan semua sumber daya yang dimiliki (ummat Islam, lembaga pendidikan atau lainnya) baik perangkat keras maupun lunak. Pemanfaatan tersebut dilakukan melalui kerjasama dengan orang lain secara efektif, efisien, dan produktif untuk mencapai kebahagiaan dan kesejahteraan baik di dunia maupun di akhirat.


Prinsip-prinsip Manajemen Pendidikan Islam

Makna definitif di atas selanjutnya memiliki implikasiimplikasi yang saling terkait membentuk satu kesatuan sistem dalam manajemen pendidikan Islam. Implikasi-implikasi dimaksud dapat dijabarkan sebagai berikut : 

1. Proses pengelolaan lembaga pendidikan Islam Hal ini menghendaki adanya nilai-nilai Islam dalam proses pengelolaan pada lembaga-lembaga pendidikan Islam. 

2. Terhadap lembaga pendidikan Islam Hal ini menunjukan objek dari manajemen ini yang secara khusus diarahkan untuk menangani lembaga pendidikan Islam dengan segala keunikannya. Maka manajemen ini bisa memaparkan caracara pengelolaan pesantren, madrasah, perguruan tinggi Islam dan sebagainya.


Aspek-aspek Manajemen Pendidikan Islam

Manajemen pendidikan Islam memiliki objek bahasan yang cukup kompleks. Berbagai objek bahasan tersebut dapat dijadikan bahan yang kemudian di integrasikan untuk mewujudkan manajemen pendidikan yang berciri khas Islam. Istilah Islam dapat dimaknai Islam wahyu dan Islam budaya, Islam wahyu meliputi al-qur’an dan al-hadist. Sementara itu Islam budaya meliputi ungkapan sahabat nabi, pemahaman ulama, pemahaman cendikiawan muslim, dan budaya umat Islam. Kata Islam yang menjadi identitas manajemen pendidikan ini dapat dimaksudkan dapat mencakup makna keduanya, yakni Islam wahyu dan budaya. Oleh karena itu, pembahasan manajemen pendidikan Islam senantiasa melibatkan wahyu dan budaya kaum muslimin ditambah kaidah-kaidah manajemen pendidikan secara umum. Maka pembahasan ini akan mempertimbangkan bahan-bahan sebagai berikut :
 1. Teks wahyu baik al-qur’an maupun al-hadist yang terkait dengan manajemen pendidikan Islam.               Jurnal Ummul Qura Vol V, No 1, Maret 2015 31 
2. Perkataan-perkataan (aqwal) para sahabat nabi, ulama, maupun cendikiawan muslim yang terkait            dengan manajemen pendidikan. 
3. Realitas manajemen pendidikan Islam.
4. Kultur komunitas (pimpinan dan pegawai) lembaga pendidikan Islam.
5. Ketentuan kaidah-kaidah manajemen pendidikan Islam. 

0 Comments:

Post a Comment